![]() |
| Berbagi berkah bersama penerima manfaat yang tinggal di sekitar Rumah Redaksi, Survival Journalism |
Survival Journalism - Naungan enam media massa daring "Survival Journalism" sukses menggelar kegiatan tahunan dibulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dilangsungkan di Rumah Redaksi, Jalan Sukabakti VI, Sukasari, Tangerang, Kota Tangerang, dengan berbuka puasa bersama oleh segenap jajaran redaksi dan berbagi keberkahan santunan kepada para penerima manfaat yang ada di wilayah sekitar lokasi.
Selaku pendiri dan juga owner Survival Journalism, HR Alfian Yudha, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dari enam media naungan, yakni, Fakta Khatulistiwa, Indonesia Terbit, Pojok Literasi, Tangerang Terbit, dan juga Tangerang Undercover.
"Kegiatan tahunan ini merupakan kolaborasi dari media naungan kita, yang mana pada tahun-tahun sebelumnya kita terus melaksanakan kegiatan di Ramadhan ini dengan nama dari satu media saja,. Dan Alhamdulillah sekarang kita kemas jadi satu kesatuan," ujar Yudha sapaan akrabnya.
![]() |
| Buka puasa bersama segenap jajaran redaksi, Survival Journalism |
Jebolan kompetensi dari London School ini juga menyampaikan rasa terimakasih kepada para mitra yang sudah bersedia memberikan sumbangan dalam berlangsungnya kegiatan ini.
"Kepada para Kaka asuh yang tidak bisa kami sebutkan nama-namanya satu persatu, kami atas nama Survival Journalism mengucapkan banyak terimakasih dan semoga silaturahmi kita selalu terjalin pada setiap kegiatan-kegiatan sosial lain khususnya di Kota Tangerang," terang Yudha.
Selain itu, Ketua kegiatan Agenda Ramadhan, Indra Rubadi, menambahkan, Alhamdulillah, acara ini terselenggara berkat kawan-kawan dilapangan serta mitra kami yang tidak bisa disebutkan satu per satunya. Semoga kolaborasi serta sinergitas yang sudah terjalin dapat tetap terjalin," ucapnya.
"Hadirnya media-media dalam naungan Rumah Redaksi bukanlah sebagai lawan tandingan, namun sebagai Mitra yang tidak akan pernah bosan mengingatkan bila mendapati kemungkinan adanya penyalahgunaan," tutupnya.
Survival Journalism

